Tips Menghindari Barang Kesehatan Palsu di E-Commerce

Tips Menghindari Barang Kesehatan Palsu di E-Commerce

Tips Menghindari Barang Kesehatan Palsu di E-Commerce – Perdagangan elektronik (bahasa Inggris: electronic commerce atau e-commerce) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet, televisi, dan jaringan komputer lainnya. Lonjakan kasus COVID-19 yang terjadi di Indonesia selama dua bulan terakhir membuat masyarakat banyak berburu produk-produk kesehatan.

Mulai dari obat-obatan, vitamin, hingga alat-alat kesehatan menjadi barang-barang tambahan dalam daftar beli masyarakat. Toko online atau e-commerce pun menjadi tempat masyarakat mencari produk-produk kesehatan tersebut. Hal itu karena e-commerce dianggap tempat yang aman, nyaman, dan mudah serta tidak mengharuskan adanya tatap muka dalam bertransaksi.

E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis. Oleh karena itu, beberapa e-commerce seperti Bukalapak, Dirangkum dari idn poker Shopee dan Tokopedia memberikan sejumlah cara agar konsumennya terhindar dari produk-produk kesehatan palsu tersebut.

1. Perhatikan 3R di toko milik penjual
Trend eCommerce Terbaru dan terpenting di 2020! |

AVP Marketplace Quality Bukalapak, Baskara Aditama, mengingatkan para konsumen untuk senantiasa memerhatikan 3R sebelum membeli produk-produk kesehatan.

“Sebelum membeli produknya, perhatikan 3R dari lapaknya, yaitu review, rating, ranking. Jangan langsung terkecoh dengan harga murah,” ujar Baskara dalam keterangan tertulis kepada IDN Times, Rabu (21/7/2021).

Jika setelah diperhatikan 3R tersebut dalam kategori buruk, maka dapat dipastikan toko atau lapak pedagang tidak menjual produk-produk kesehatan yang bermutu dan asli.

2. Jangan terburu-buru menyelesaikan pesanan
E-Coomerce - FAJAR EFENDI DAULAY

Di sisi lain, jika kamu sudah terlanjur membeli produk-produk kesehatan dan mendapati produk-produk tersebut palsu, maka kamu diimbau untuk tidak menyelesaikan pesanan yang dibeli.

Head of Public Affairs Shopee Indonesia, Radynal Nataprawira, mengatakan konsumen dapat melaporkan produk-produk itu melalui tombol “Laporkan produk ini” di sisi kanan atas laman produk dan/atau melaporkan penjualnya melalui tombol “Laporkan Pengguna” di sisi kanan atas laman toko.

“Dengan melaporkan produk dan penjual tersebut, masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga ekosistem belanja daring lebih aman dan bertanggung jawab,” ucap Radynal.

Hal senada juga di sampaikan Vice President (VP) of Legal Tokopedia, Trisula Dewantara. Dia mengatakan, pembeli yang sudah melakukan pembelian, tetapi pesanan yang sampai ternyata tidak sesuai atau palsu, bisa melakukan retur produk.

“Jangan klik tombol ‘Selesai’ jika produk yang di peroleh tidak sesuai atau terindikasi palsu. Segera laporkan transaksi tersebut dengan klik ‘Komplain’ dan sertakan bukti seperti foto atau video ketika barang di terima. Tim kami akan membantu menindaklanjutinya sesuai prosedur,” tutur Trisula.

3. Shopee, Tokopedia dan Bukalapak siap tempuh jalur hukum bagi penjual produk kesehatan palsu
Beredar Penjual Produk Kesehatan Palsu, Tokopedia Ambil Langkah Hukum -  Semua Halaman - Nextren.grid.id

Shopee, Tokopedia dan Bukalapak sama-sama serius dalam menangani penjualan produk kesehatan palsu tersebut. Ketiganya bahkan siap menempuh jalur hukum bagi para penjual di platform masing-masing yang terbukti memperdagangkan produk kesehatan palsu.

“Kami tidak segan melibatkan aparat penegak hukum untuk menginvestigasi penjual yang terindikasi kuat memperdagangkan produk obat/vitamin palsu, terlebih karena berkaitan dengan keamanan dan kesehatan publik,” kata Radynal, mewakili Shopee Indonesia.

Radynal menambahkan, pihaknya juga siap memblokir atau menutup akses penjual produk kesehatan palsu dari platform Shopee.

Senada dengan Raynal, Trisula yang mewakili Tokopedia juga akan melaporkan penjual yang memperdagangkan produk kesehatan seperti vitamin, obat-obatan maupun oximeter palsu, di platformnya kepada aparat penegak hukum.

“Tidak hanya di tutup tokonya, penjual yang terbukti melanggar bisa di kenakan sanksi sesuai hukum yang berlaku. Kami terus bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk memproses penjual-penjual seperti ini,” ujar Trisula.

Bukalapak pun tak ketinggalan untuk memerangi para pelapak atau penjual yang memasarkan produk-produk kesehatan palsu. Baskara menyampaikan, Bukalapak siap menindak tegas para penjual yang menjual suplemen. Dan alat-alat kesehatan palsu dengan cara memblokir produk dan atau lapaknya.